Kapolres Rejang Lebong, AKBP. Napitupulu Yogi Yusuf.(foto.rahman jasin)

Penahanan Ka.BPKD dan Bendahara Terjadi OTT Tidak Akan Ditangguhkan

REJANG LEBONG– Kapolres Rejang Lebong, AKBP. Napitupulu Yogi Yusuf mengaku sudah menerima permohonan penangguhan penahanan terhadap Kepala BPKD bernisial SA dan bendahara rutin Setdakab, RO yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Saber Pungli.

‘’Permohonan penangguhan penahanan SA dan RO sudah kita terima. Tapi, kita belum bisa mengabulkan permohonan itu. Karena, SA dan RO masih diperiksa intensif. Dan kita masih terus melakukan pengembangan pemeriksaannya. Jadi, untuk kepentingan penyidikan SA dan RO tetap kita tahan sejak Minggu, (12/11),’’ jelas Kapolres.

Dikatakan, pemeriksaan terhadap 6 bendahara OPD penerima tunjangan beban kerja itu masih terus dilakukan. Yakni, bendahara BPKD, Setdakab, Setwan DPRD, Bappeda, Inspektorat Daerah dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTS)

‘’Para bendahara mengaku telah menyetorkan uang hasil pemotongan dana tunjangan beban kerja ASN di 6 OPD itu kepada SA. Apakah uang hasil Pungli itu digunakan SA sendiri atau ada dialirkan ke orang lain ini yang sedang kita cermati,’’ ujar Kapolres.

Intinya lanjut Kapolres, aksi Pungli yang baru mendudukan tersangka SA dan RO ini akan diusut tuntas. ‘’Siapapun yang terbukti terlibat akan kita tindak,’’ paparnya.

Dikatakan, modus operansi dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan SA da RO ini adalah memotong langsung tunjangan beban kinerja ASN di 6 OPD. Yakni, ASN di BPKD, Setdakab, Setwan DPRD, Bappeda, Inspektorat Daerah dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTS). Besaran nilai potongan itu bervariasi antara Rp 250.000 – Rp 800.000 per ASN.

‘’Staf dipotong Rp 250.000, Kasubag Rp 300.000, Kabag Rp 700.000, Asisten dan Staf Ahli Bupati Rp Rp 800.000. Yang terjaring OTT kemarin itu hanya potongan untuk ASN dilingkungan Setdakab. Rata-rata potongan dana yang dihimpun RO dari ASN di lingkungan Setdakab sekitar Rp 27 juta per bulan dan disetor RO kepada SA. Pemotongan dilakukan mulai Januari hingga November 2017,’’ jelas Kapolres. (rjs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*