Petani Padang Lekat, Kepahiang, Supono panen jagung. Dari lahan seluas 1 hektare, Supono berhasil mendapatkan 14 ton jagung manis, Selasa, 7 November 2017. (foto:ist)

Petani Padang Lekat Panen 14 Ton Jagung Manis

KEPAHIANG– Petani Kelurahan Padang Lekat, Kepahiang, Supono, panen jagung manis, Selasa, (7/11).  

Petani Padang Lekat, Kepahiang, Supono panen jagung. Dari lahan seluas 1 hektare, Supono berhasil mendapatkan 14 ton jagung manis, Selasa, 7 November 2017 (foto:ist)

Jagung yang dipanen  adalah varietas Scada. Berat tongkol rata-rata 9 ons. Dan tiap batang menghasilan 2 tongkol buah. ‘’Jadi, dalam 1 hektare ini, kita mendapatkan 14 ton jagung manis dari 4,8 ton bibit yang kita tanam,’’ kata Supono. 

Hasil panen jagung ini langsung dibeli pedagang dengan harga Rp 2.000 per kg. Sehingga dalam tempo 85 hari Supono berhasil meraup pendapatan sebesar Rp 28.000.000. 

‘’Sebelumnya harga jagung manis ditingkat petani ini sempat melorot jadi Rp 800 per kg. Lalu naik menjadi Rp 3.500 per kg. Kini turun lagi menjadi Rp 2.000 per kg,’’ tutur politi PPP ini sambil melepas senyum lebar. 

Dikatakan, menanam jagung bukan hanya masa panennya cepat. Tapi, sangat menguntungkan. ‘’Makanya saya selalu menanam jagung. Harganya bagus, hasilnya banyak dan menjualnyapun mudah. Karena pedagang pengumpul langsung membelinya,’’ demikian Supono.(rjs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*