Mendes PDTT,,Eko Putro Sandjojo saat menyampaikan materi dalam Workshop tentang Prukades, Kamis (7/2).

Kata Mendes PDTT
‘’Bupati Harus Menginventarisir Potensi Unggulan Daerah’’

BENGKULU – Bupati di Provinsi Bengkulu, terutama yang belum memiliki Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) diminta untuk segera mulai melihat atau menginventarisir potensi unggulan  daerah. Permintaan ini disampaikan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI, Eko Putro Sandjojo usai menghadiri Workshop tentang Prukades, Kamis (7/2).

“Sejauh ini program Prukades yang telah diterapkan di beberapa kabupaten di Indonesia, sudah berhasil mendatangkan investasi di kawasan pedesaan ataupun transmigrasi. Dimana tahun lalu mencapai Rp 60 triliun, dan saya dengar Rp 9 triliun sudah terealisasi,” ujar Eko.

Menurutnya, tahun ini beberapa kabupaten di Sumatera didorong untuk mulai merealisasikan Prukades. Maka dari itu kepada Bupati yang hadir dalam workshop tadi (kemarin, red), diantaranya Bupati Rejang Lebong, Plt Bupati Bengkulu Selatan, dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah usai mengikuti workshop dapat melihat potensi unggulan didaerahnya masing-masing.

“Setelah itu nantinya saya pastikan bakal membantu untuk pengembangannya, dengan cara menge-link-kan dengan kementerian terkait lainnya, dunia usaha, bahkan juga pihak perbankan. Ini penting dilakukan dalam rangka pengentasan daerah tertinggal dan miskin di Indonesia ini. Maka dari itu saya berharap para Bupati, khususnya di Provinsi Bengkulu dapat segera beraksi,” tegas Eko.

Lebih jauh dikatakannya, di Provinsi Bengkulu sampai dengan saat ini yang sudah mulai bergerak Prukadesnya di Kabupaten Bengkulu Utara yang modelnya budidaya ikan patin.

“Dimana nantinya bekerjasama dengan perusahaan Central Proteina Prima. Tentu saja perusahaan ini nantinya dapat memberikan solusi terkait keluhan-keluhan peternak ikan patin,” demikian Eko. (P-03)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*