ilustrasi

Gagahi Gadis Bawah Umur Petani Kabawetan Dibekuk

KEPAHIANG– Dua kali setubuhi gadis bawah umur, BS (21), petani Kabawetan, Kepahiang ditangkap tim Reskrim Polres Kepahiang, Minggu, (3/2).

Sedangkan gadis belia yang berstatus pelajar yang ‘’digarap’’ tersangka itu sebut saja Kuncup (13)—bukan nama sebenarnya.

‘’Kini tersangka sudah ditahan untuk menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres,’’ jelas Kapolres Kepahiang, AKBP. Pahala Simanjuntak, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP. Yusiady, SIK.

Dikatakan, aksi persetubuhan itu pertama kali dilakukan tersangka di rumah korban Sabtu, 13 Mei 2017. Merasa aman-aman saja, tersangka kembali mengulangi perbuatannya, 18 September 2017. Perbuatan kedua dilakukan tersangka di rumah nenek tersangka.

‘’Perbuatan tersangka itu akhirnya diceritakan korban kepada gurunya. Lalu, gurunya mengajak korban melapor ke Polres. Menjelang pukul 22.00 WIB, Sabtu, (2/2) korban melapor ke Polres,’’ tutur Kasat.

Begitu mendapat laporan korban, tim Reskrim langsung bergerak. Hasilnya tersangka berhasil ditangkap dan diamankan di Polres.

Ketika diperiksa penyidik, tersangka tak kuasa membantah. Bahkan, dengan terus terang, tersangka  mengakui perbuatannya. Yakni, 2 kali menyetubuhi korban.

‘’Perbuatan tersangka dijerat pasal 76D Jo pasal 81 ayat (1), (2) dan pasal 76E Jo pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo UU RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak,’’ demikian Kasat Reskrim. (rjs)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*