Tim Potret Bengkulu Production bersama Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

Digarap Potret Bengkulu Production
Gub Dukung Pembuatan Film Pendek Botoi Botoi

BENGKULU– Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, mendukung pembuatan film pendek ‘’Botoi Botoi’’ yang berkisah tentang kehidupan nelayan pesisir Bengkulu yang terancam tsunami.

‘’Kita dukung pembuatannya film pendek ini. Kita siapkan sarana dan prasarana penanganan evakuasi korban tsunami yang melibatkan BPBD, Tagana Dinas Sosial dan instansi terkait lainnya,’’ kata Gubernur ketika ditemui tim Potret Bengkulu Production di ruang kerjanya.

Rahman Jasin selaku penulis skenario fim pendek ‘’Botoi Botoi’’ menjelaskan bahwa film berdurasi 15 menit ini merupakan potret ragam kehidupan nelayan Kota Bengkulu. Sekaligus menjadi salah satu sarana promosi wisata Kota Bengkulu. Rencananya, film ini akan diikutkan dalam Indonesian Short Film Festival 2019.

‘’Potret nelayan Kota Bengkulu ini akan tergambar jelas karena film ini dibuat di lokasi permukiman nelayan dan beberapa lokasi wisata Bengkulu. Bahasa yang digunakan juga bahasa sehari-hari para nelayan. Dan para pemain film inipun merupakan masyarakat pantai yang memiliki tradisi khas. Seperti, Noviariansyah dan keluarga Buyung. Sehingga para pemain pendukung tidak kesulitan lagi dalam memahami karakter peran,’’ ujar Rahman Jasin yang akan menyutradarai secara langsung film pendek ini.

Dikatakan, konflik yang dibangun dan rangkumpun cukup sederhana. Yakni, seputar problematika para nelayan yang bersahaja. Jadi, film Botoi Botoi ini merupakan potret utuh keluarga nelayan Kota Bengkulu.

‘’Kita juga akan meminta dukungan Walikota Bengkulu, Helmi Hasan dan Dedi Wahyudi selaku wakil walikota Bengkulu. Termasuk, dinas instansi terkait penggelaran simulasi evakuasi korban tsunami,’’ tutur Rahman Jasin seraya menyebutkan saat ini tim produksi Potret Bengkulu Production tengah melakukan persiapan pembuatan film ini. (rjs)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*