Desa Lubuk Ubar, Curup Selatan gelar pelatihan kader jurnalistik desa, Rabu, (26/12)

Desa Lubuk Ubar Gelar Pelatihan Jurnalistik Pemuda

REJANG LEBONG– Desa Lubuk Ubar, Curup Selatan, Rejang Lebong, menggelar pelatihan kader jurnalistik desa. Pelatihan yang diselenggarakan di balai desa pukul 09.00 – 12.00 WIB itu dibuka Kades Lubuk Ubar, Harfin, Rabu, (26/12).

Serta dihadiri Sekdes Lubuk Ubar, Indra dan pendamping Desa, Yulesti Evitasari.

‘’Pelatihan jurnalistik ini diikuti kader jurnalistik desa. Diharapkan pelatihan ini dapat menumbuhkembangkan kemampuan pemuda desa dalam menulis berita dan promosi desa. Untuk itu para peserta harus menyimak materi yang disampaikan pemateri,’’ jelas Kades.

Sehingga, seluruh potensi desa dan hasil pembanguan desa dapat ditulis para kader dan disampaikan ke media cetak dan elektronik. Sehingga, kegiatan pembangunan desa dapat diketahui masyarakat luas.

Materi pelatihan bertajuk ‘’Teori praktis menulis berita’’ disampaikan Pemred potretbengkulu.com, Rahman Jasin.  Di hadapan para peserta yang terdiri anggota dan pengurus Risma dan Karang Taruna Desa Lubuk Ubar, Rahman Jasin, mengurai dasar-dasar teknik pengumpulan bahan berita dan  penulisan berita.

Peserta pelatihan jurnalistik saat mengikuti praktik menulis berita, Rabu, (26/12)

‘’Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengumpulan bahan berita yang akan ditulis. Khususnya terkait unsur berita. Seperti unsur apa, siapa, dimana, kapan, berapa dan mengapa. Sehingga berita yang ditulis akan sarat data pendukung,’’ jelas Rahman.

Misalnya ketika akan menulis berita tentang pelaksanaan perayaan HUT RI di desa. Mulai dari pelaksanaan aneka lomba permainan anak,pertandingan olah raga dan malam hiburan.

Data yang perlu dihimpun berupa, apa saja kegiatan yang dilaksanakan, dimana pelaksanaannya, kapan pelaksanaannya, siapa ketua panitia dan peserta. Siapa-siapa juara per tangkai lomba. Berapa besar hadiahnya. Serta siapa artis yang akan meramaikan ‘’pesta rakyat’’ HUT RI.

‘’Setelah data-data terkait pelaksanaan kegiatan peringatan HUT RI itu terhimpun, lalu, kita analisa, apa yang akan kita tonjolkan dalam kepala berita. Serta data-data pendukung diuraikan dalam badan berita,’’ papar Rahman Jasin.

Karena nilai berita lanjut Rahman Jasin dipengaruhi beberapa unsur. Seperti, waktu, jarak, ketokohan, unik dan peristiwa.

‘’Banyak potensi desa yang bisa dipublikasikan. Mulai dari kegiatan Risma, Karang Taruna, PKK, pertanian dan pembangunan infrastruktur desa. Seluruh potensi desa itu dapat ditulis dan dikirimkan ke media cetak dan elektroni lengkap dengan foto-foto pendukung kegiatan melalui email. Sehingga seluruh aktivitas dan keberhasilan pembangunan desa dapat tersebar luas,’’ kata Rahman.

Usai menyampaikan teori praktis menulis berita, para peserta diminta untuk menulis kegiatan pelatihan jurnalistik dengan menggunakan teori yang diberikan.

‘’Secara umum, para peserta sudah bisa memahami materi yang diberikan. Hal ini terlihat dari tulisan yang dibuat para peserta,’’ demikian Rahman Jasin.

Sedangkan pendamping desa, Yulesti Evitasari, menjelaskan bahwa para peserta yang merupakan kader jurnalistik desa  akan dimanfaatkan sebagai tenaga humas desa.(rjs)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*