Crew Ruang Production Curup

”Manisnya Gula Merah Curup” Juara Lomba Film Dokumenter

REJANG LEBONG – Film dokumenter ‘’Manisnya Gula Merah Curup’’  karya Ruang Proction Curup berhasil merebut juara I Kompetisi Film Dokumenter yang digelar FUAD  TV IAIN Curup, 26 Oktober – 25 November 2018.

‘’Alhamdullillah, produksi perdana Ruang Production berhasil merebut juara I. Ini terwujud berkat kerjasama seluruh crew yang terlibat. Prestasi ini membuktikan walaupun penuh dengan keterbatasan tapi kita tetap bisa berprestasi,’’ ujar Pandu Subakti didampingi Muhammad Zulian dan seluruh crew kepada potretbengkulu.com selepas menerima hadiah dari IAIN Curup.

Dikatakan, film pendek ‘’Manisnya Gula Merah Curup’’  bertutur tentang proses pembuatan gula merah yang dilakukan keluarga petani di Desa Air Meles Atas. Mulai dari ritual proses pengambilan nira di pohon aren, memasak air nira hingga dicetak menjadi gula merah.

‘’Rejang Lebong merupakan sentra produksi gula merah. Karena pohon aren yang merupakan penghasil air nira sebagai bahan baku pembuatan gula merah itu tumbuh di seluruh wilayah Rejang Lebong. Salah satu desa sentra produksi gula merah adalah Desa Air Meles Atas. Makanya, kita mencoba mendokumentasikan proses pembuatan gula merah yang dilakukan petani secara tradisional,’’ sambung Pandu.

Diakui Pandu yang bertugas sebagai kameramen dalam produksi film dokumenter perdana ini, proses pembuatan ‘’Manisnya Gula Merah Curup’’ didukung 14 personel atau crew  Ruang Production.

Para crew terdiri dari Muhammad Zulian Syah  dan Dhitok (penata artistik), Eko Yudistira Utama, Fadli Ahmadi (logistik), Dimas Aji Nugraha dan Pandu Subakti (kameramen). Rizky Amanda, Nisa Amanda, Ade  Lucy M dan Dwi Susanti. Serta Gilang Andika dan Ady Wiradana sebagai pemeran anak.

”Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Pak Wabup Rejang Lebong, Iqbal Bastari yang telah membantu produksi Manisnya Gula Merah Curup,” ujar Pandu

Kini Ruang Production sedang mempersiapkan produksi film pendek yang akan diikutkan dalam  lomba film pendek yang digelar BETV.

”Karena waktunya relatif singkat maka  kawan-kawan terpaksa bekerja ekstra melakukan persiapannya,’’ tutur Zulian. (rjs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*