Penulis: Rahman Jasin
Putri Serindang Bulan (Bagian 11)

PENOLAKAN Pangeran Tanah Rikung bukan hanya melahirkan kepedihan di hati Putri Serindang Bulan. Namun, ayahanda Rajo Mawang dan ibunda suri juga terluka. Termasuk seisi istana Renah Skalawi bersedih.

Bahkan, 6 saudara laki-laki Serindang murka. Ki Geto yang merupakan saudara tertua tampak tak kuasa menahan amarah. Lalu, Ki Geto memanggil 5 saudaranya, Ki Tago, Ki Geting, Ki Ain, Ki Jenain dan Karang Nio untuk berkumpul di belakang istana. Ki Geto mengajak para saudaranya membahas langkah yang harus dilakukan.

‘’Sudah 7 pangeran membatalkan niat mempersunting Serindang. Ini sangat memalukan. Apakah ini akan kita biarkan. Sebab, aku sudah tidak sanggup menanggung penghinaan ini,’’ kata Geto dengan nada tinggi.

Melihat Ki Geto marah, Karang Nio yang paling menyayangi Serindang berusaha menenangkan Geto dan saudaranya yang lain. Karang Nio sangat memahami karakter Geto yang pemarah. Sehingga, Karang Nio kuatir  jika Geto akan bertindak gegabah.

‘’Kak, mengapa kita harus pitam. Saat ini kita harus mencari obat penawar yang dapat menyembuhkan penyakit Serindang. Jika obat penawar ditemukan maka Serindang bisa disembuhkan. Maka, Serindang akan menemukan pendampingnya,’’ ujar Karang Nio menyakinkan saudara-saudaranya. (bersambung)

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*