Layangan peserta siap terbang, Minggu, 13 Mei 2018. (foto.rahman jasin)

Festival Layangan Hias Meriah

KEPAHIANG – Festival layang-layang hias yang digelar anggota DPRD Kepahiang, Edwar Samsi berlangsung meriah di Jl Aipda Mu’an Kelobak, 12-13 Mei 2018.

Festival perdana ini diikuti 159 peserta. Terdiri dari 81 layangan hias berukuran besar, 50 layangan unik dan 28 layangan sembaran.

‘’Festival sembaran diikuti 28 peserta dan sudah dilaksanakan Sabtu, (12/5). Sedangkan peserta layangan besar dan unik dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB, Minggu, (13/5). Para peserta tidak hanya berasal dari Kepahiang saja. Tapi, tidak sedikit berasal dari daerah tetangga,’’ ujar Edwar Samsi kepada potretbengkulu.com.

Layang peserta siap terbang, Minggu, 13 Mei 2018. (foto.rahman jasin)

Penampilan layang-layang yang diterbangkan peserta itu dinilai 3 juri. Yakni, Saipan Meri, Rio Arianto dan Rifky. ‘’Ada beberapa kreteria penilaiannya. Mulai dari estitika atau keindahan, tingkat kesulitan pembuatannya, terbang dan manuver yang dilakukan layang-layang itu. Tiap peserta diberikan waktu 5 menit untuk bermanuver di udara,’’ papar Saipan.

Pantauan potretbengkulu.com di arena festival, beragam bentuk dan motif layang-layang diterbangkan peserta. Mulai dari bentuk kupu-kupu, burung garuda, naga terbang hingga pesawat udara.

Setiap sesi diterbangkan 5 layang-layang. Jarak layang-layang dilepas dengan pemainnya sekitar 50 meter. Ketika angin bertiup layang-layang peserta itu dilepas serentak.

Festival layang-layang ini disaksikan ratusan pasangan mata. Para penonton rela berpanas-panas dibawah matahari untuk menyaksikan manuver layang-layang peserta yang terdiri dari beragam bentuk dan motif.

Layang-layang PDIP siap terbang.(foto.rahman jasin)

Peserta lomba layang-layang hias PDIP Kepahiang, Minggu, 13 Mei 2018. (foto.rahman jasin).

‘’Saya suka main layang-layang. Makanya, saya ikut. Untuk membuat layang-layang dengan logo superman ini saya menghabiskan dana Rp 300 ribu. Saya senang, layangan saya bisa terbang dengan baik,’’ jelas Drs. Sapuandi, salah seorang peserta layangan berukuran besar.

Hingga berita ini ditulis pukul 16.35 WIB, festival layang-layang hias ini masih berlangsung seru. ”Festival layang-layan hias ini akan kita gelar setiap tahun. Jadi, festival ini dapat mendukung program pengembangan wisata daerah,” ujar Edwar Samsi. (rjs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*